Kumpulan Doa & Bacaan Umroh Lengkap
Sebelum Perjalanan
Dua doa yang menyiapkan hati dan tubuh — sebelum mengenakan ihram dan berangkat ke miqat
1
Niat Mandi Ihram
Dibaca saat berniat mandi wajib sebelum mengenakan ihram
Mandi Wajib
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِلْإِحْرَامِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Bacaan Latin
Nawaitul ghusla lil iḥrāmi sunnatan lillāhi ta'ālā
Terjemahan
"Aku berniat mandi untuk ihram, sebagai sunnah karena Allah Ta'ala."
💡 Kapan & Bagaimana

Mandi ihram adalah sunnah, bukan wajib — namun sangat dianjurkan. Dilakukan di rumah atau hotel sebelum mengenakan kain ihram. Niat diucapkan dalam hati saat mulai mandi, boleh juga dilafalkan.

Perempuan yang sedang haid atau nifas tetap boleh mandi ihram walau tidak bisa sholat sunnah ihram.

2
Doa Memakai Pakaian Ihram
Dibaca saat mengenakan kain ihram, sebelum sholat sunnah
Berpakaian
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أُرِيْدُ الْعُمْرَةَ فَيَسِّرْهَا لِيْ وَتَقَبَّلْهَا مِنِّيْ
Bacaan Latin
Allāhumma innī urīdul 'umrata fa yassir-hā lī wa taqabbal-hā minnī
Terjemahan
"Ya Allah, sesungguhnya aku bermaksud melaksanakan umrah, maka mudahkanlah ia bagiku dan terimalah ia dariku."
💡 Konteks

Dibaca setelah memakai kain ihram, sebelum sholat sunnah ihram 2 rakaat. Rasakan maknanya — kamu melepas pakaian dunia dan mengenakan pakaian yang menyamakan semua hamba di hadapan Allah.

📖 Sunnah Tambahan
Setelah berpakaian ihram, dianjurkan memakai wewangian di badan — bukan di kain ihram. Ini sunnah Nabi ﷺ sebelum ihram, dan wewangian tidak membatalkan ihram meski baunya masih tercium setelahnya.
HR. Bukhari & Muslim — dari Aisyah radhiyallahu 'anha
!
14 Larangan Selama Berihram
Berlaku sejak niat ihram hingga tahalul selesai
Panduan
Larangan untuk laki-laki & perempuan
Memotong atau mencabut rambut
Memotong kuku
Memakai wewangian (setelah ihram)
Berhubungan suami istri
Bermesraan dengan syahwat
Melamar atau menikah
Memburu atau membunuh binatang darat
Memotong pepohonan di tanah haram
Larangan khusus laki-laki
Menutup kepala (topi, sorban, dll)
Memakai pakaian berjahit
Memakai sepatu yang menutup mata kaki
Larangan khusus perempuan
Memakai cadar atau niqab (penutup wajah)
Memakai sarung tangan
💡 Catatan Penting

Jika larangan dilanggar karena lupa atau tidak tahu, tidak berdosa dan tidak membatalkan umroh. Namun jika dilanggar dengan sengaja, ada dam (denda) yang wajib dibayar. Konsultasikan dengan ustaz untuk detail hukum dam.

Miqat & Memasuki Mekkah
Di sinilah perjalanan ibadah secara hukum dimulai — dari sholat sunnah ihram hingga melangkah ke tanah haram
3
Sholat Sunnah Ihram (2 Rakaat)
Dilaksanakan di miqat sebelum mengucapkan niat ihram
Sholat Sunnah
📋 Niat Sholat

Ushollī sunnatal iḥrāmi rak'ataini lillāhi ta'ālā — "Aku berniat sholat sunnah ihram dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Rakaat Pertama
Al-Fatihah
Surah Al-Kafirun
Rakaat Kedua
Al-Fatihah
Surah Al-Ikhlas
Doa Setelah Sholat
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ
Allāhumma innī as'aluka riḍāka wal jannata wa a'ūdzu bika min sakhaṭika wan nār
Terjemahan
"Ya Allah, aku memohon keridhaan-Mu dan surga, dan aku berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan neraka."
6
Niat Ihram Umroh
Diucapkan setelah salam sholat sunnah ihram, saat berangkat dari miqat
Niat Ihram
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
Bacaan Latin
Labbaikallahumma 'umratan
Terjemahan
"Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk melaksanakan umroh."
💡 Konteks

Niat ini diucapkan setelah salam sholat sunnah ihram, kemudian langsung dilanjutkan membaca talbiyah berulang-ulang. Bagi kami, miqat diambil di Masjid Aisha (Masjid Tan'im) — bukan di pesawat, karena kami masuk Mekkah melalui Jeddah.

4
Talbiyah
Dibaca terus-menerus dari miqat hingga memulai tawaf pertama
Bacaan Wajib
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيْكَ لَكَ
Bacaan Latin
Labbaikallahumma labbaik, labbaika lā syarīka laka labbaik, innal ḥamda wan ni'mata laka wal mulk, lā syarīka lak
Terjemahan
"Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kekuasaan hanya milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu."
💡 Cara Membaca

Dibaca dengan suara keras oleh laki-laki, dan lirih oleh perempuan. Bacalah berulang-ulang — saat naik kendaraan, saat berjalan, saat berbaring — hingga tawaf dimulai. Ini adalah momen di mana kamu menyambut undangan Allah secara resmi.

📖 Keutamaan
"Tidaklah seorang muslim mengucapkan talbiyah, kecuali batu, pohon, dan tanah di kanan kirinya ikut bertalbiyah bersamanya, hingga ujung bumi ini."
HR. Tirmidzi, no. 828 — dihasankan oleh Syaikh Al-Albani
7
Doa Memasuki Kota Mekkah
Dibaca saat memasuki batas tanah haram kota Mekkah
Masuk Kota
اَللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ فَحَرِّمْنِيْ عَلَى النَّارِ وَأَمِّنِّيْ مِنْ عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ
Bacaan Latin
Allāhumma hādzā ḥaramuka wa amnuka, faḥarrimnī 'alan nār, wa amminī min 'adzābika yauma tab'atsu 'ibādaka, waj'alnī min auliyā'ika wa ahli ṭā'atik
Terjemahan
"Ya Allah, ini adalah tanah haram-Mu dan tanah aman-Mu. Maka haramkanlah aku dari neraka, amankanlah aku dari azab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu, dan jadikanlah aku termasuk wali-wali-Mu dan orang-orang yang taat kepada-Mu."
Masjidil Haram
Dari pintu masuk hingga duduk beri'tikaf — setiap langkah ada doanya
8
Doa Masuk Masjid
Dibaca saat melangkah masuk pintu masjid, diawali kaki kanan
Masuk Masjid
بِسْمِ اللهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ، اَللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Bacaan Latin
Bismillāhi waṣ-ṣalātu was-salāmu 'alā rasūlillāh, Allāhummaf-taḥ lī abwāba raḥmatik
Terjemahan
"Dengan nama Allah, sholawat dan salam atas Rasulullah. Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu."
💡 Adab Masuk Masjid

Masuk dengan kaki kanan terlebih dahulu. Doa ini berlaku untuk semua masjid, termasuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Setelah masuk, langsung duduk sholat sunnah tahiyyatul masjid 2 rakaat sebelum duduk.

9
Doa Melihat Ka'bah Pertama Kali
Dibaca tepat saat mata pertama kali melihat Ka'bah — sebelum memulai tawaf
Momen Utama
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ، اَللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيْمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيْفًا وَتَكْرِيْمًا وَتَعْظِيْمًا وَبِرًّا
Bacaan Latin
Allāhumma antas-salāmu wa minkas-salāmu faḥayyinā rabbanā bis-salām. Allāhumma zid hādzal baita tasyrīfan wa ta'ẓīman wa takrīman wa mahābatan, wa zid man syarrafahu wa karramahu mimman ḥajjahu awi'tamarahu tasyrīfan wa takrīman wa ta'ẓīman wa birrā
Terjemahan
"Ya Allah, Engkau adalah As-Salam dan dari-Mu lah keselamatan. Maka hidupkanlah kami wahai Rabb kami dengan keselamatan. Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan kepada Baitullah ini. Tambahkanlah pula kemuliaan dan kehormatan kepada orang-orang yang memuliakannya dari kalangan yang berhaji dan berumroh."
📖 Catatan
Ini adalah momen paling istimewa dan paling mustajab. Setelah doa ini, berdoalah dengan bahasa apapun — tuangkan semua yang ada di hati. Jangan buru-buru. Waktu ini hanya satu kali untuk pertama kalinya.
10
Doa I'tikaf di Masjidil Haram
Dibaca saat duduk beri'tikaf — setelah sholat fardhu atau di waktu luang
I'tikaf
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
Bacaan Latin
Subḥānakallāhumma wa biḥamdik, asyhadu allā ilāha illā anta, astaghfiruka wa atūbu ilaik
Terjemahan
"Maha Suci Engkau ya Allah dan dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu."
💡 Waktu Mustajab di Masjidil Haram
  • Antara adzan dan iqamah
  • Setelah sholat fardhu berjamaah
  • Di sepertiga malam terakhir
  • Saat hujan turun
  • Saat sujud dalam sholat
11
Doa Minum Air Zamzam
Dibaca sebelum minum air zamzam — menghadap kiblat
Zamzam
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
Bacaan Latin
Allāhumma innī as'aluka 'ilman nāfi'an wa rizqan wāsi'an wa syifā'an min kulli dā'
Terjemahan
"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit."
📖 Keutamaan
"Air zamzam itu sesuai dengan tujuan meminumnya."
HR. Ibnu Majah, no. 3062 — dihasankan oleh Syaikh Al-Albani
💡 Adab Minum Zamzam

Menghadap kiblat, minum sambil berdiri (sunnah), dalam 3 tegukan, dan berdoa sesuai hajat masing-masing. Boleh menambahkan doa pribadi sesuai kebutuhan setelah doa di atas.

Tawaf (7 Putaran)
Mengelilingi Ka'bah tujuh kali berlawanan arah jarum jam — Ka'bah selalu di sisi kiri
12
Istilam Hajar Aswad
Dibaca saat mulai / berdiri sejajar Hajar Aswad
Awal Tawaf
Bacaan Istilam (Mencium / Mengusap / Memberi Isyarat ke Hajar Aswad)
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ
Bismillāhi wallāhu akbar
Terjemahan
"Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar."
💡 Cara Istilam

Jika bisa menyentuh Hajar Aswad: sentuh dan cium. Jika tidak bisa (kondisi ramai): cukup angkat tangan kanan menghadap Hajar Aswad sambil membaca bacaan di atas, lalu turunkan tangan tanpa mencium. Istilam dilakukan di awal setiap putaran.

13
Bacaan Tawaf Putaran 1–7
Dibaca di setiap putaran selama mengelilingi Ka'bah
7 Putaran
💡 Panduan Tawaf

Tidak ada doa khusus yang berbeda-beda per putaran yang shahih dari sunnah. Yang terpenting adalah terus berzikir dan berdoa dengan bahasa apapun yang terasa di hati. Gunakan bacaan di bawah ini sebagai panduan, atau berdoa bebas sesuai hajat.

Bacaan Utama Sepanjang Tawaf
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Subḥānallāh wal-ḥamdulillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar wa lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh
Terjemahan
"Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan tiada daya serta kekuatan kecuali dari Allah."
14
Doa Antara Rukun Yamani & Hajar Aswad
Dibaca setiap kali melewati antara sudut Rukun Yamani & Hajar Aswad
Rukun Yamani
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanatan wa fil-ākhirati ḥasanatan wa qinā 'adzāban nār
Terjemahan
"Wahai Rabb kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka."
💡 Rukun Yamani

Rukun Yamani adalah sudut Ka'bah sebelum Hajar Aswad. Di sinilah sunnah mengusap pojok Ka'bah (bukan menciumnya). Setelah Rukun Yamani, baca doa Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanatan… hingga mencapai Hajar Aswad untuk memulai putaran berikutnya.

15
Sholat Sunnah Setelah Tawaf
2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim setelah selesai 7 putaran
Setelah Tawaf
Rakaat Pertama
Al-Fatihah
Surah Al-Kafirun
Rakaat Kedua
Al-Fatihah
Surah Al-Ikhlas
💡 Maqam Ibrahim

Sholat ini dianjurkan di belakang Maqam Ibrahim. Jika terlalu ramai, sholat di tempat manapun di Masjidil Haram tetap sah. Setelah sholat, kembali ke Hajar Aswad untuk istilam sekali lagi sebelum menuju Shafa untuk sa'i.

Sa'i (Shafa – Marwah)
Berjalan 7 kali antara Shafa dan Marwah — mengikuti jejak Siti Hajar
16
Doa di Bukit Shafa
Dibaca saat mendaki Shafa menghadap Ka'bah, sebelum sa'i dimulai
Bukit Shafa
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ، أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللهُ بِهِ
Innaṣ-ṣafā wal-marwata min sya'ā'irillāh, abd'au bimā bada'allāhu bih
Terjemahan
"Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syi'ar-syi'ar Allah. Aku mulai dari apa yang Allah mulai dengannya."
Dilanjutkan Zikir di Atas Shafa
اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul ḥamdu yuḥyī wa yumītu wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr
Terjemahan
"Allah Maha Besar (3x). Tiada tuhan selain Allah, sendiri tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah kerajaan dan segala puji. Dia yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."
💡 Panduan

Zikir di atas Shafa dibaca 3 kali, diselingi doa pribadi. Bacaan ini diulang juga saat tiba di Marwah. Bacaan ini adalah sunnah dari Rasulullah ﷺ yang diriwayatkan dalam HR. Muslim.

17
Bacaan Ketika Sa'i
Dibaca selama berjalan antara Shafa dan Marwah
Saat Berjalan
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاعْفُ وَتَكَرَّمْ وَتَجَاوَزْ عَمَّا تَعْلَمُ إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا لَا نَعْلَمُ إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ
Rabbighfir warḥam wa'fu wa takarram wa tajāwaz 'ammā ta'lam, innaka ta'lamu mā lā na'lam, innaka antal a'azzul akram
Terjemahan
"Ya Rabbku, ampunilah, kasihanilah, maafkanlah, muliakanlah, dan lewatkanlah (kesalahanku) dari apa yang Engkau ketahui. Sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang tidak kami ketahui. Sesungguhnya Engkau Maha Mulia lagi Maha Pemurah."
💡 Saat Melewati Dua Tanda Hijau (Berlari Kecil untuk Laki-laki)

Antara dua pilar/tanda hijau, laki-laki disunnahkan berlari-lari kecil (harwala). Perempuan tetap berjalan biasa. Sambil berlari, perbanyak istighfar atau baca: Rabbighfir warḥam…

18
Doa di Bukit Marwah
Dibaca setiap kali tiba di Marwah — sama seperti doa di Shafa
Bukit Marwah
اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul ḥamdu wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr
Terjemahan
"Allah Maha Besar (3x). Tiada tuhan selain Allah, sendiri tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah kerajaan dan segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."
💡 Panduan

Sama seperti di Shafa, bacalah zikir ini 3 kali sambil menghadap kiblat, kemudian tambahkan doa pribadi sebelum berbalik untuk melanjutkan sa'i ke putaran berikutnya.

19
Doa Selesai Sa'i
Dibaca setelah putaran ke-7 selesai di Marwah, sebelum tahalul
Selesai Sa'i
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
Rabbanā taqabbal minnā innaka antas-samī'ul 'alīm, wa tub 'alainā innaka antat-tawwābur raḥīm
Terjemahan
"Wahai Rabb kami, terimalah (ibadah) dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."
20
Niat & Doa Tahalul
Dibaca saat memotong/mencukur rambut — penanda berakhirnya ihram
Tahalul
اَللَّهُمَّ هَذِهِ نَاصِيَتِيْ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَاجْعَلْ لِكُلِّ شَعْرَةٍ نُوْرًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Allāhumma hādzihi nāṣiyatī fataqabbal minnī waj'al likulli sya'ratin nūran yaumal qiyāmah
Terjemahan
"Ya Allah, inilah ubun-ubun kepalaku, maka terimalah dariku dan jadikanlah setiap helai rambut ini cahaya di hari kiamat."
💡 Ketentuan Tahalul
  • Laki-laki: diutamakan mencukur gundul, boleh memendekkan (minimal sepanjang ruas jari)
  • Perempuan: memotong rambut minimal sepanjang ruas jari telunjuk, tidak perlu gundul
  • Setelah tahalul, semua larangan ihram telah gugur
Tawaf Wada'
Tawaf perpisahan — wajib dilakukan sebelum meninggalkan Mekkah
21
Doa Tawaf Wada'
Tawaf 7 putaran sebelum meninggalkan Mekkah — bacaan sama dengan tawaf umroh
Tawaf Wada'
📋 Panduan

Bacaan tawaf wada' sama persis dengan tawaf umroh. Perbedaannya hanya pada niat dan kondisi — ini dilakukan saat hendak meninggalkan Mekkah, tanpa didahului sa'i dan tahalul.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أُرِيْدُ الرُّجُوْعَ إِلَى وَطَنِيْ فَيَسِّرْهُ لِيْ وَبَارِكْ لِيْ فِيْهِ وَارْزُقْنِيْ الْعَوْدَةَ إِلَى بَيْتِكَ الْحَرَامِ
Allāhumma innī urīdur rujū'a ilā waṭanī fa yassirhu lī wa bārik lī fīhi warzuqnil 'audata ilā baytikalḥarām
Terjemahan — Doa Khusus Tawaf Wada'
"Ya Allah, aku ingin kembali ke kampung halamanku, maka mudahkanlah untukku, berkahilah aku di dalamnya, dan rezekikanlah aku untuk kembali lagi ke Baitullah yang mulia."
📖 Hukum Tawaf Wada'
Tawaf wada' hukumnya wajib bagi yang meninggalkan Mekkah. Jika ditinggalkan tanpa uzur, wajib membayar dam. Pengecualian: perempuan yang sedang haid tidak wajib tawaf wada'.
22
Doa Keluar Masjidil Haram
Dibaca saat melangkah keluar pintu masjid, diawali kaki kiri
Keluar Masjid
بِسْمِ اللهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
Bismillāhi waṣ-ṣalātu was-salāmu 'alā rasūlillāh, Allāhumma innī as'aluka min faḍlik
Terjemahan
"Dengan nama Allah, sholawat dan salam atas Rasulullah. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari karunia-Mu."
Madinah Al Munawwarah
Kota yang tenang, penuh cahaya — setiap langkah di sini adalah sholawat kepada Nabi ﷺ
23
Doa Memasuki Kota Madinah
Dibaca saat memasuki batas kota Madinah
Masuk Madinah
اَللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُ نَبِيِّكَ فَاجْعَلْهُ وِقَايَةً لِيْ مِنَ النَّارِ وَأَمَانًا مِنَ الْعَذَابِ وَسُوْءِ الْحِسَابِ
Allāhumma hādzā ḥaramu nabiyyika faj'alhu wiqāyatan lī minan-nāri wa amānan minal 'adzābi wa sū'il ḥisāb
Terjemahan
"Ya Allah, ini adalah tanah haram Nabi-Mu, maka jadikanlah ia penjagaku dari neraka, keamanan dari azab, dan buruknya perhitungan."
24
Doa Masuk Masjid Nabawi
Dibaca saat masuk Masjid Nabawi — ada tambahan sholawat
Masjid Nabawi
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَسَلِّمْ، اَللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Allāhumma ṣalli 'alā Muḥammadin wa sallim, Allāhummaf-taḥ lī abwāba raḥmatik
Terjemahan
"Ya Allah, curahkanlah sholawat dan salam atas Muhammad. Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu."
💡 Perbedaan dengan Masjid Biasa

Doa masuk Masjid Nabawi diawali dengan sholawat kepada Nabi ﷺ — ini yang membedakannya dari doa masuk masjid biasa. Masuk dengan kaki kanan, sholat sunnah tahiyyatul masjid 2 rakaat sebelum duduk.

25
Bacaan di Dalam Raudhah
Sholat 2 rakaat + doa di area Raudhah (antara mimbar & makam Nabi)
Raudhah
📋 Urutan di Raudhah

① Sholat sunnah tahiyyatul masjid 2 rakaat  →  ② Duduk dan berdoa dengan sungguh-sungguh  →  ③ Perbanyak sholawat dan istighfar  →  ④ Sampaikan hajat dengan hati yang hadir

Doa Utama di Raudhah
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ: وَلَوْ أَنَّهُمْ إِذْ ظَلَمُوْا أَنْفُسَهُمْ جَاءُوْكَ فَاسْتَغْفَرُوا اللهَ وَاسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُوْلُ لَوَجَدُوا اللهَ تَوَّابًا رَحِيْمًا، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ التَّوْبَةَ وَالْمَغْفِرَةَ
Allāhumma innaka qulta wa qaulukalhaqq: walau annahum idz ẓalamū anfusahum jā'ūka fastaghfarullāha wastaghfara lahumur rasūlu lawajadullāha tawwābar raḥīmā. Allāhumma innī as'alukat-taubata wal-maghfirah
Terjemahan
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah berfirman dan firman-Mu adalah kebenaran: 'Dan sekiranya mereka yang menzhalimi dirinya datang kepadamu lalu memohon ampunan kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.' Ya Allah, aku memohon kepada-Mu taubat dan ampunan."
📖 Keutamaan Raudhah
"Di antara rumahku dan mimbarku terdapat taman dari taman-taman surga."
HR. Bukhari no. 1195 & Muslim no. 1391 — dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu
26
Salam di Makam Rasulullah ﷺ
Dibaca saat berdiri di depan makam Nabi Muhammad ﷺ
Makam Nabi
اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُوْلَ اللهِ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا نَبِيَّ اللهِ، أَشْهَدُ أَنَّكَ قَدْ بَلَّغْتَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّيْتَ الْأَمَانَةَ وَنَصَحْتَ الْأُمَّةَ
As-salāmu 'alaika yā rasūlallāhi wa raḥmatullāhi wa barakātuh, as-salāmu 'alaika yā nabiyallāh, asyhadu annaka qad ballaghtarrisālata wa addaital amānata wa naṣaḥtal ummah
Terjemahan
"Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah atasmu wahai Rasulullah. Semoga keselamatan atasmu wahai Nabi Allah. Aku bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan risalah, menunaikan amanah, dan menasehati umat."
Salam kepada Abu Bakar radhiyallahu 'anhu
اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيْقَ، رَحِمَكَ اللهُ
As-salāmu 'alaika yā Abā Bakrin aṣ-ṣiddīq, raḥimakallāh
Salam kepada Umar radhiyallahu 'anhu
اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ، رَحِمَكَ اللهُ
As-salāmu 'alaika yā 'Umara ibnal khaṭṭāb, raḥimakallāh
💡 Adab di Makam Nabi

Berdiri dengan tenang, suara rendah, tidak menangis berlebihan yang mengganggu jamaah lain. Tidak menyentuh atau mencium pagar/dinding makam. Posisi: hadap makam, bukan sholat menghadap makam.

27
Doa Ziarah Baqi'
Dibaca saat mengunjungi pemakaman Baqi' — tempat para sahabat Nabi
Baqi'
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِيْنَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَاحِقُوْنَ، يَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِيْنَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِيْنَ، نَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
As-salāmu 'alaikum dāra qaumin mu'minīn, wa innā in syā'allāhu bikum lāḥiqūn, yarḥamullāhul mustaqdimiīna minnā wal musta'khirīn, nas'alullāha lanā wa lakumul 'āfiyah
Terjemahan
"Semoga keselamatan atas kalian, wahai tempat tinggal kaum mukminin. Sesungguhnya kami — insya Allah — akan menyusul kalian. Semoga Allah merahmati orang-orang yang telah mendahului kami dan yang akan datang kemudian. Kami memohon kepada Allah keselamatan untuk kami dan untuk kalian."
28
Doa Ziarah Jabal Uhud
Dibaca di Jabal Uhud — makam para syuhada termasuk Hamzah bin Abdul Muthalib
Jabal Uhud
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ، اَللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُمْ وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهُمْ
As-salāmu 'alaikum bimā ṣabartum fani'ma 'uqbad-dār, Allāhumma lā taḥrimnā ajrahum wa lā taftinnā ba'dahum
Terjemahan
"Semoga keselamatan atas kalian atas kesabaran kalian, maka sungguh indah tempat tinggal yang terakhir itu. Ya Allah, janganlah Engkau halangi kami dari pahala mereka dan janganlah Engkau fitnah kami setelah mereka."
📖 Keutamaan
Rasulullah ﷺ bersabda: "Uhud adalah gunung yang mencintai kami dan kami mencintainya." Mengunjungi Jabal Uhud adalah mengikuti sunnah Nabi ﷺ yang sering berziarah ke sana.
HR. Bukhari no. 2889
Doa Umum Sepanjang Perjalanan
Doa-doa harian yang sering terlewat, padahal momennya selalu ada
29
Doa Keluar Menuju Masjid
Dibaca setiap kali keluar dari hotel menuju masjid
Harian
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ فِيْ قَلْبِيْ نُوْرًا وَفِيْ لِسَانِيْ نُوْرًا وَاجْعَلْ فِيْ سَمْعِيْ نُوْرًا وَاجْعَلْ فِيْ بَصَرِيْ نُوْرًا وَاجْعَلْ مِنْ خَلْفِيْ نُوْرًا وَمِنْ أَمَامِيْ نُوْرًا وَاجْعَلْ مِنْ فَوْقِيْ نُوْرًا وَمِنْ تَحْتِيْ نُوْرًا، اَللَّهُمَّ أَعْطِنِيْ نُوْرًا
Allāhummaj'al fī qalbī nūran wa fī lisānī nūran waj'al fī sam'ī nūran waj'al fī baṣarī nūran waj'al min khalfī nūran wa min amāmī nūran waj'al min fauqī nūran wa min taḥtī nūran, Allāhumma a'ṭinī nūrā
Terjemahan
"Ya Allah, jadikanlah cahaya di hatiku, di lidahku, di pendengaranku, di penglihatanku, di belakangku, di depanku, di atasku, dan di bawahku. Ya Allah, berikanlah cahaya untukku."
HR. Bukhari no. 6316 & Muslim no. 763
30
Doa Setelah Adzan
Dibaca setelah selesai adzan berkumandang — salah satu waktu mustajab
Setelah Adzan
اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ
Allāhumma rabba hādzihi da'watit tāmmati waṣ-ṣalātil qā'imah, āti Muḥammadanil wasīlata wal faḍīlata wab'ath-hu maqāman maḥmūdanil ladzī wa'adtah
Terjemahan
"Ya Allah, Rabb panggilan yang sempurna ini dan sholat yang akan didirikan, berikanlah kepada Muhammad al-wasilah dan keutamaan, dan bangkitkanlah ia di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan."
📖 Keutamaan
"Barangsiapa yang mengucapkan doa ini setelah mendengar adzan, maka ia berhak mendapatkan syafa'atku pada hari kiamat."
HR. Bukhari no. 614 — dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhu
31
Doa di Sepertiga Malam
Waktu paling mustajab — berdoa di tanah haram saat sepertiga malam terakhir
Tahajud
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ
Rabbanā ẓalamnā anfusanā wa in lam taghfir lanā wa tarḥamnā lanakūnanna minal khāsirīn
Terjemahan
"Wahai Rabb kami, kami telah menzhalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi."
💡 Jangan Lewatkan Ini

Bangun di sepertiga malam terakhir (sekitar pukul 02.00–03.30 waktu Saudi), lalu sholat 2–8 rakaat, kemudian duduk berdoa sambil menunggu adzan Subuh. Berdoa di tanah haram saat sepertiga malam — ini kombinasi dua waktu mustajab yang tidak akan kamu temukan di tempat lain.

32
Sholat Jenazah
4 takbir, berdiri, tanpa ruku' dan sujud — fardu kifayah
Sholat Jenazah
📋 Urutan Pelaksanaan

Niat → Takbir 1 (Al-Fatihah) → Takbir 2 (Shalawat) → Takbir 3 (Doa jenazah) → Takbir 4 (Doa penutup) → Salam

Niat — Jenazah Laki-laki
أُصَلِّيْ عَلَى هَذَا الْمَيِّتِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةً مَأْمُوْمًا / إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallī 'alā hādzal mayyiti arba'a takbīrātin fardha kifāyatan ma'mūman / imāman lillāhi ta'ālā
Niat — Jenazah Perempuan
أُصَلِّيْ عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةً مَأْمُوْمًا / إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallī 'alā hādzihi mayyitati arba'a takbīrātin fardha kifāyatan ma'mūman / imāman lillāhi ta'ālā
Takbir 1 — Membaca Al-Fatihah
اَللهُ أَكْبَرُ
Allāhu akbar
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ، إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ، اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ، صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّيْنَ
Bismillāhir raḥmānir raḥīm, alḥamdulillāhi rabbil 'ālamīn, arraḥmānir raḥīm, māliki yaumid dīn, iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn, ihdinash shirāṭal mustaqīm, shirāṭal ladzīna an'amta 'alaihim ghairil maghḍūbi 'alaihim walad dhāllīn
Takbir 2 — Shalawat Nabi
اَللهُ أَكْبَرُ
Allāhu akbar
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، فِي الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
Allāhumma shalli 'alā Muḥammadin wa 'alā āli Muḥammad, kamā shallaita 'alā Ibrāhīma wa 'alā āli Ibrāhīm, wa bārik 'alā Muḥammadin wa 'alā āli Muḥammad, kamā bārakta 'alā Ibrāhīma wa 'alā āli Ibrāhīm, fil 'ālamīna innaka ḥamīdun majīd
Takbir 3 — Doa untuk Jenazah
اَللهُ أَكْبَرُ
Allāhu akbar
Jenazah Laki-laki
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ
Allāhummagh-firlahu warḥamhu wa 'āfihi wa'fu 'anhu, wa akrim nuzulahu wa wassi' mudkhalahu, waghsilhu bil mā'i wats-tsalji wal barad, wa naqqihi minal khaṭāyā kamā naqqaitats tsaubal abyadha minad danas, wa abdilhu dāran khairan min dārih wa ahlan khairan min ahlih, wa adkhilhul jannata wa a'idzhu min 'adzābil qabri wa 'adzābin nār
Jenazah Perempuan
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا، وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا، وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا، وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ
Allāhummagh-firlahā warḥamhā wa 'āfihā wa'fu 'anhā, wa akrim nuzulahā wa wassi' mudkhalahā, waghsilhā bil mā'i wats-tsalji wal barad, wa naqqihā minal khaṭāyā kamā naqqaitats tsaubal abyadha minad danas, wa abdilhā dāran khairan min dārihā wa ahlan khairan min ahlihā, wa adkhilhal jannata wa a'idzhā min 'adzābil qabri wa 'adzābin nār
Takbir 4 — Doa Penutup
اَللهُ أَكْبَرُ
Allāhu akbar
اَللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ
Allāhumma lā taḥrimnā ajrahu wa lā taftinnā ba'dahu waghfir lanā walah
Salam
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
As-salāmu 'alaikum wa raḥmatullāhi wa barakātuh
Salam diucapkan dua kali — ke kanan lalu ke kiri, seperti salam pada sholat biasa.
32
Doa Safar Pulang
Dibaca saat meninggalkan Madinah dan dalam perjalanan kembali ke tanah air
Pulang
اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِيْ سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اَللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اَللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِي الْأَهْلِ
Allāhumma innā nas'aluka fī safarinā hādzal birra wat-taqwā, wa minal 'amali mā tarḍā, Allāhumma hawwin 'alainā safaranā hādzā waṭwi 'annā bu'dah, Allāhumma antas-ṣāḥibu fis-safari wal khalīfatu fil ahl
Terjemahan
"Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan ini kebaikan dan ketakwaan, serta amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini bagi kami dan dekatkanlah jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman setia dalam perjalanan dan pengganti bagi keluarga."
📖 Sumber
Doa safar ini adalah doa yang dibaca Rasulullah ﷺ setiap kali hendak bepergian, termasuk saat naik kendaraan.
HR. Muslim no. 1342 — dari Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma
✦ ✦ ✦

Doa bukan hanya kata-kata.
Doa adalah cara hati berbicara kepada Allah
dalam bahasa yang paling jujur.

Semoga umroh kita diterima. Āmīn. 🕋